Lahirnya generasi intelektual NTB di Surakarta

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah S.W.T. yang telah meneteskan karunia ilmu, kesehatan, akal, hati, nafsu dan kesempurnaan lain kepada kami yang sedang bergelut dalam perhelatan dunia yang begitu luas serta dipenuhi dengan dimensi sudut-sudut kehidupan.

Hadirnya blog ini tidak lain hanya untuk mengejawantahkan apa-apa yang kami niatkan dalam hati dan akal dari Tuhan melalui kesepakatan interpersonal dalam sebuah wadah interdisipliner di tanah rantau Surakarta ini. Ridwan, Hendra, Muslimin, Hamjah dan Abror adalah lima orang pemuda asal NTB yang memberangkatkan niatnya untuk membangun sebuah lingkaran berfikir yang bersifat keilmuan, kebersamaan, serta keagamaan di awal perjalanan mereka menjadi mahasiswa pascasarjana di dataran Jawa Tengah khusunya di Surakarta.

Di tengah perjalanannya, mereka sempat mengalami beberapa hambatan yang menyebabkan terjadinya fase-fase stagnasi. Sadar atau tidak sadar hal tersebut adalah bagian dari ketidak sempurnaan kami sebagai makhluk Tuhan dalam ketidak sempurnaannya. Namun tidak lama kemudian fase kebangkitan forum ini kembali berkobar layaknya sinar matahari di siang hari yang begitu kuat menyinari seluruh belahan dunia ini. Kasman, Hasan, Kadafi dan Wahyudinsyah adalah generasi baru yang kemudian menambah giroh perjuangan Forum Mahasiswa Pascasarjana ini semakin bernilai ilmiah serta kritis dalam segala bentuk yang memang harus dikritisi.

Berkata ia untuk berkomitmen adalah akar dari kebersamaan generasi NTB dalam lingkaran organisasi ini. Jikapun ada yang mempertanyakan, adakah begunanya kelahiran organisasi kami ini? tentunya tidak akan kami adakan sebuah jawaban yang menimbulkan sikap subjektif. Kepastian akan benefitnya organisasi ini paling tidak telah mampu menumbuhkan nilai kebersamaan kami yang begitu kuat. Filosofinya, kekuatan bangsa adalah komitmen kebersamaan pemuda dalam membungun khitah perjuangan dengan etos berfikir, bertindak dan mengamalkan apa-apa yang lahir dari pikiran dan tindakan yang menurutkan kami telah merepresentasikan nilai-nilai kebaikan.

Mindset organisasi bukanlah rujukan dasar untuk manusia lain dalam mengoperasikan kehidupannya secara menyeluruh. Pada intinya, roda tidak akan berputar jika tidak ada tangan-tangan manusia yang mengendalikannya, demikian adanya kami yang sengaja menjerumuskan diri dalam lubang kehidupan yang bernuansa belajar.

Kami bukanlah orang yang akan selalu melontarkan banyak pertanyaan mengapa bangsa ini bagai ayam tanpa induk? Demikian sekilas info. Redaksi FMPS-2011

Iklan

Satu respons untuk “Lahirnya generasi intelektual NTB di Surakarta

  1. mengharukan sekaligus menginspirasi.smoga ghiroh perjuangan dalam kebersamaan itu smakin tumbuh dengan makin banyaknya tantangan dan halangan yg smua personil alami. keep strunggle……..moga pulang secepatnya dengan gelar Magister yg patut dibanggakan dan juga di …………………….. kenang. amieeen

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s