Guru masa depan

“Guru Masa Depan untuk Pendidikan Nasional”
Oleh : Irfan Sape
Tanggal 25 November 2013

Dalam rangka memperingati hari guru nasional yang jatuh pada tanggal 25 November 2013, Indonesia sebagai Negara yang berdaulat akan keragaman budaya kini memasuki satu peringatan yang berarti penting untuk pendidikan nasional. Peran guru dalam dunia pendidikan sangat menentukan untuk peningkatan kualitas peserta didiknya menjadi berahlak mulia, untuk itu, guru sebagai tenaga pendidikan yang memiliki potensi untuk di aplikasikan dalam pembangunan pendidikan nasional. Untuk mampu menyelenggarakan proses pembelajaran memcerdaskan manusia yang berpikir jauh kedepan dalam mewujudkan manusia yang mampu berkompetisi secara sehat dengan Negara-negara yang sudah maju dari segi pendidikan.

Guru memiliki fungsi dan peran yang strategis dalam mendidik dan mengayomi siswanya untuk menjadi pribadi yang siap dipakai dimana dan kapanpun. Oleh karena itu guru sebagai teladan yang memiliki profesi tenaga pendidikan yang bermartabat dan menjalankan amanat sebagai orang yang peduli akan generasi masa depan bangsa Indonesia, proses didikan yang amat berarti yang selalu membekas untuk dikenangkan sepanjang masa bagi yang meneri ilmu pengetahuan yang di sampaikan oleh guru. Maka pantaslah kemudian kita juluki guru adalah sebagai pahlawan tanpa tanda jasa, dan guru adalah gudang ilmu yang tidak pernah habis dimakan usia. Tanpa kehadiran seorang guru ditenggah-tenggah pendidikan nasional tidak akan berarti untuk mencerdaskan kehidupan masyarakat saat sekarang, serta didukung oleh sistim yang sudah dirancang secara sistimatik dengan baik. Undang-undang No. 14 tahun 2005 tentang guru dan dosen pasal 4 menegaskan bahwa guru sebagai agen pembelajaran berfungsi untuk meningkatkan mutu pendidikan nasional. Untuk dapat melaksanakan fungsinya dengan baik, guru wajib untuk memiliki syarat tertentu, salah satu diantaranya adalah kompetensi.
Penjabaran undang-undang tersebut memiliki litelatur yang penting sebagai pegangan seorang guru yang melaksanakan dan menghadapi langsung dengan yang dididiknya, guru sebagai agen pembelajaran perlu untuk mengasah ilmu pengetahuan yang akan diaplikasikan. Guru kalau tidak berkompeten dalam persaingan global sekarang maka akan tergeser dalam tuntutan jaman yang terus melaju dalam persaingan yang serba terbuka antar Negara, sehingga kalau guru cakap dalam merancan pembelajaran akan meningkatkan mutu pendidikan nasional, maka peran guru amatlah penting untuk meningkatkan kualitas masa depan pendidikan. Guru harus mampu menyiapkan generasi masa depan yang cakap, kreatif, dan inovatif.
Guru perlu menyiapkan beberapa hal untuk mewujudkan pendidikan nasional yang bisa diterima oleh semua pihak diantaranya sebagai berikut:
1. Guru Menyiapkan Anak-Anak
Setiap kehidupan nyata pasti memiliki makna dan tujuan, makna dan tujuan kehidupan serta mensyukuri akan semua ciptaan tuhan, secara nalar manusia yang serbaga terbatas yang dimiliki perlu penyadaran bahwa kehidupan tidak akan abadi yang jelas dan pasti adalah akan berakhir dengan kematian. Maka dari itu manusia harus menyiapkan generasinya untuk melanjutkan estafet kehidupan. Tugas guru yang paling fundamental pada abad 21 ini memliki peran yang penting untuk menyiapkan generasinya untuk melanjutkan estafet meningkatkan pendidikan nasional, guru harus menyiapkan peserta didik agar siap dan mampu menghadapi realita kehidupan yang kian kopleks dan serba tidak menentu. Peran guru dalam dunia pendidikan saat ini, khususnya guru memiliki pola mengajar yang bukan sekedar untuk memahami kehidupan, dan bukan pula hanya sekedar transfer ilmu pengetahuan yang sementara, proses transfer ilmu memiliki makna yang mengarah dalam jangka panjang kehidupan para siswanya, akan tetapi guru menyeterikan bagaimana ilmu pengetahuan mampu menjawab semua tantangan permasalahan yang ada, sehingga dalam kehidupan nyata yang serba bertantangan dalam konflik antara berbagai kehidupan di masyarakat pendidikan mampu menghadirkan solusi permasalah yang ada. Sehingga guru sebagai tenaga pendidik harus membekali anak untuk mampu menghadapi masalah ril yang terjadi di tengah masyarakat. Melahirkan Anak-anak kompeten dalam pemahaman akan keragaman ilmu pengetahuan yang berkembang yang sesuai dengan bidangnya masing-masing.
2. Anak-Anak Mandiri Tanpa Guru
Guru mampu menanamkan moral kepada peserta didik, melalui moral yang baik peserta didik yang kreatif mampu menjaga nilai-nilai kepercayaan dan tanggung jawab akan pengasahan ilmu pengetahuanya, sehingga proses ini mampu memberikan tanggung jawab yang baik kepada siswa. Guru yang kreatif mampu membuka cakrawala kritis dalam memori otaknya untuk mengaplikasikan cara mengajar yang mudah diserap oleh siswanya, pola mengajar yang tidak hanya satu arah akan memiliki tantangan tersindiri bagi siswa yang menyerap ilmu pengetahuan yang di ajarkan oleh guru, dalam media pembelajaran guru tidak hanya berceramah di depan peserta didiknya akan tetapi perlu timbal balik (feck back) suasana kelaspun mampu melahirkan siswa yang cakap, mandiri, dan keratif untuk peserta didik. Meteode pengajaran dengan mengunakan penghafalan yang hanya mampu melintas sementara dipemikiran peserta didik agar kiranya terhidarkan, sehingga penyerapan informasi yang lebih luas akan membukakan pikiran siswa untuk menyerap ilmu pengetahuan dengan baik, informasi yang sudah berkembang dan mampu di akses dimanapun kini membawa guru agar bekerja keras untuk memberikan informasi ilmu pengetahuan yang tidak diragukan oleh siswanya, sehingga siswa mampu menyesuaikan diri dengan cerdas menghadapi tantangan informasi yang semakin terbuka, kalaupun penanaman sikap ini di aplikasikan oleh guru kepada peserta didiknya, maka pola pikir siswa untuk bisa mandiri dalam belajar dan menyerap informasi yang baik dalam kehidupanya nyata akan terrealisasi dengan positif.
3. Guru Mewujudkan Keajaiban
Guru memiliki akhlak mulia untuk mampu membangun mimpi-mimpi yang akan menjadi kenyataan dalam tantangan pendidikan nasional kedepan, walaupun pendidikan nasional mengalami kesuraman sekarang, akan tetapi kalau guru bermimpi dan merencanakan dengan baik mimpi itu maka hal yang mustahipun akan terwujud di tanggan guru. Guru sebagai tenaga pedagogis kepada anak-anaknya harus mewujudkan keajaiban yang dimimpikan, harapan dan realita akan terbangun dengan baik manakala harapan itu dikerjakan dengan keras, realita yang terjadipun akan mendorong guru untuk mewujudkan pesarta didiknya sukses dalam kehidupan nyata.
Indonesia mampu menjawab tantangan pendidikan nasional sekarang melalui peran guru yang cakap, cerdas, dan kreatif, semua ini jelas didukung oleh sistim yang baikan, dan anggaran yang memungkinkan yang mensejahterakan guru, karena profesi guru adalah profesi yang mulia, dari saban sampai merauke guru disebarkan dari kota-kota besar sampai ke pelosok-polosok daerah yang tidak terjangkaupun guru mengabdikan dirinya untuk mewujudkan manusia-manusi yang siap dipake dimasa yang akan datang. Lewat gurulah problem yang ada dalam dunia pendidikan nasional akan diatasi dengan baik, pendidikan Indonesia yang memiliki kultur yang berbeda-beda sekarang akan memiliki tantangan tersendiri bagi guru untuk mengaplikasikan pedagogik. Lewat guru manusia-manusia baru terlahir didunia ini, lewat guru manusia menjawab tantanga kehidupan nyata sekarang, guru yang selalu kerja keras untuk memajukan pendidikan Indonesia, guru menjadi pahlawan yang mengorbankan segala pikiran, tenaga, waktu yang bermanfaat untuk peserta didik. Lewat ilmu pengetahuan guru harus punya harapan dalam pendidikan yakni Indonesia tetap menatap kedepan untuk bersaing membanggun pendidikan yang mampu mensejahterakan seluruh lapisan masyarakat, dan lewat ilmu pengetahuan yang diaplikasikan oleh guru di Indonesia mampu menjayakan kembali pendidikan nasional.
Untuk mewujudkan keajaiban guru harus memiliki kopetensi pedagogik dengan indikator-indikator sebagai berikut; (1) menyiapkan dan menyusun bahan-bahan rencana pembelajaran; (2) melaksanakan proses pembelajaran; (3) melakuakn penilaian; (4) melaksanakan pengawasan; (5) Mengevaluasi terhadap hasil-hasil pembelajaran siswa; (6) dan kompetensi profesi guru untuk memajukan pendidikan nasional melewati indikator-indikator sebagai berikut: (a) guru menguasai materi dan informasi yang akan diajarnkan ke siswanya; (b) guru betanggung jawab akan keselamatan peserta didiknya; (c) guru memiliki kepribadian yang inovator dalam mengaplikasikan ilmu pengetahuan ke peserta didik; (d) dan guru adalah bagian dari warga belajar mengajar.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s